Doodle terbaru dari Google hari ini, 2 April 2013, merayakan ulang tahun kelahiran Maria Sibylla Merian (1647-1717), seorang Jerman yang merupakan salah satu seniman-naturalis terbesar sepanjang masa dan dianggap sebagai orang yang telah memberikan pengaruh yang signifikan dalam pengembangan entomologi atau  ilmu yang mempelajari serangga.

Merian, yang lahir di Frankfurt dalam keluarga seorang pengukir dan penerbit Swiss, terpesona oleh siklus hidup kupu-kupu dan menjadikan transformasi mereka sebagai subjek penelitian.

Dia menjadi pelukis bunga dan guru, lalu pada usia 52, membuat ekspedisi ke daerah yang sekarang bernama Suriname setelah ia terinspirasi oleh spesimen eksotis yang diimpor dari koloni Belanda untuk koleksi sejarah alam dari Belanda.

Selama berada di Amerika Selatan, ia berkeliling daerah koloni Belanda, membuat sketsa hewan dan tumbuhan lokal, tetapi juga mengkritik perlakuan terhadap masyarakat adat dan budak hitam oleh pemilik kebun Belanda.

Kembali ke Amsterdam dua tahun kemudian, ia mulai menyusun sebuah buku ilustrasi Metamorfosis Insectorum Surinamensium (metamorfosis dari Serangga Suriname) yang digambarkan dalam siklus hidup serangga yang ia pernah pelajari. Ini diterbitkan pada 1705, 10 tahun sebelum ia menderita stroke dan lumpuh sebagian. Dia meninggal dua tahun kemudian. Putrinya kemudian menerbitkan kumpulan karyanya.

Blogger, Social Media Strategist, SEO, Web Design.