GOV_inside-leaks-stock

Di masa lalu (sekitar tahun 90-an) kejahatan cyber menyebarkan kode berbahaya melalui e-mail. Hari ini para penjahat cyber biasanya menggunakan situs untuk menyebarkan kode jahat mereka. Rata-rata 30.000 situs-situs baru diidentifikasi setiap hari (source Sophos Labs) disusupi kode berbahaya.

Banyak yang mengira bahwa virus didistribusikan dari situs dewasa, perjudian dan bentuk kejahatan lainnya, tetapi dalam kenyataannya sebagian besar 30.000 situs ini adalah usaha kecil yang sah yang tanpa disadari mengirimkan banyak informasi untuk penjahat cyber. 

Banyak juga yang mengira bahwa penjahat cyber hanya mengincar perusahaan besar atau organisasi pemerintah.  Penjahat cyber  memiliki alat pemindaian otomatis untuk menjelajahi web mencari situs untuk menginfeksi dan menyebarkan kode berbahaya mereka. Target mereka bisa jadi blog pribadi, website bisnis kecil atau situs berita besar. Di mana pun ada celah, mereka dengan senang hati akan memanfaatkan itu untuk menyebarkan “barang dagangan” mereka.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda praktekkan dalam melindungi website anda:

1. Pastikan situs web Anda dibangun mengikuti prinsip coding yang aman dan baik. Anda dapat mempelajari sepuluh tips dalam  melakukan coding yang baik,  klik di sini.

2. Periksa perangkat lunak server web dan perangkat lunak lain yang Anda gunakan, usahakan selalu up to date. Jika Anda menggunakan pihak ketiga pastikan bahwa mereka memiliki kebijakan dan proses untuk melakukan ini untuk Anda.

3. Periksa bahwa ketika Anda mengisi website anda dengan informasi pribadi, kartu kredit atau informasi sensitif lainnya Anda mengenkripsi lalu lintas web menggunakan SSL. Ada sebuah situs yang dapat digunakan untuk memeriksa seberapa baik situs Anda dalam menjalankan SSL, klik disini.

4. Dapatkan ulasan profesional tentang situs Anda dengan penetrasi tester yang dapat mengidentifikasi kerentanan sebelum penetrasi itu dilakukan oleh penjahat cyber. Namun, pastikan Anda telah menerapkan praktek terbaik pertama, jika tidak mereka akan membuang-buang uang Anda memberitahu Anda hal-hal yang sebenarnya sudah anda lakukan.

5. Lakukan scan secara rutin dan periksa situs web Anda untuk melihat apakah terdapat perubahan yang tak terduga atau konten berbahaya jahat.

6. Pastikan Anda sering melakukan backup situs web Anda (terutama jika Anda menampung database dengan konten dinamis atau informasi pengguna) karena Anda mungkin terpaksa mengembalikannya jika terjadi serangan. Kadang-kadang merapikan kerusakan yang ditinggalkan oleh penjahat cyber memerlukan kerja keras.

Blogger, Social Media Strategist, SEO, Web Design.