Internet, Komputer

6 Langkah Merawat Windows 7

Setiap mengoperasikan PC atau laptop computer, kita selalu bersinggungan dengan sistem operasi. Sistem operasi membuat user bisa menggunakan komputer untuk kebutuhannya. Tanpa sistem operasi, user hanya akan menemui seperangkat alat elektronik yang tidak bisa berinteraksi dengannya. Serta tanpa sistem operasi, user juga tidak bisa menjalankan aplikasi yang diinginkan. Tapi seringkali kita kurang menyadari bahwa sistem operasi juga butuh perawatan. Sistem operasi khususnya Windows 7 jika kurang dirawat tentu akan mengakibatkan penurunan performa. Selain itu, sistem operasi juga perlu dikelola secara baik. Berikut cara merawat dan mengelolanya.

1. Defragment Harddisk
Defragment Harddisk itu perlu. Ibarat kamar yang isinya berantakan akan membuat kita sulit mencari sesuatu sehingga akan memakan waktu yang lebih lama untuk menemukannya. Sama halnya dengan Windows, jika isi harddisk berantakan maka akan berpengaruh pada kecepatan sistem operasi. Pecahan-pecahan informasi yang tersimpan pada harddisk terjadi karena proses read-write file. Semakin sering melakukan proses read-write seperti copy-paste file, maka semakin besar pula kemungkinan terjadinya fragmentasi. Untuk itu defrag harddisk secara berkala. Bisa satu bulan sekali atau tiga bulan sekali. Windows 7 mempunyai perangkat untuk defrag secara default. Bisa kita buka melalui Start > Accessoris > Process Tool > Disk Defragmenter. Atau bisa juga menggunakan aplikasi dari seller lain.

2. Membersihkan Registry
Registry Windows merupakan kumpulan basis data informasi dan konfigurasi sistem yang disusun secara hirarki. Adakalanya registry banyak berisi konfigurasi yang sudah tidak terpakai sehingga menjadi sampah. Registry editor bisa dibuka melalui Start > Run > ketik Regedit. Tapi ingat, menghapus data registry secara manual tanpa pengetahuan yang mendalam bisa beresiko merusak sistem. Jadi pakai aplikasi registry cleaner seperti yang ada pada CCleaner atau TuneUp Utilities. Tapi sebelum itu ada baiknya jika kita back up registry untuk jaga-jaga. Caranya, pada registry editor pilih menu file, export, lalu simpan hasil backup.

3. Membersihkan Junk File
Junk file atau file sampah berdampak memenuhi kapasitas harddisk tanpa kita inginkan. Kehadirannya memang sulit terdeteksi, namun bisa menggunakan aplikasi disk cleaner seperti CCleaner atau TuneUp Utilities. Tidak punya aplikasinya? Tenang, Windows 7 memiliki tool yang bernama Disk Cleanup untuk bersih-bersih. Ada di Start > Accessoris > System Tool > Disk Cleanup.

4. Membersihkan Desktop
“Less is more” , desktop yang memiliki terlalu banyak shortcut tentu tidak nyaman di lihat. Selain itu juga menambah beban sistem operasi untuk memuat seluruh shortcut sehingga bisa memperlambat proses booting. Hal ini memang sifatnya relatif, tapi alangkah bijaknya jika memasang shortcut yang dibutuhkan saja.

5. Amankan Dengan Antivirus
Pakailah antrivirus untuk melindungi sistem operasi Windows anda dari ancaman virus atau program-program jahat. Ada banyak virus yang menyediakan layanan free namun tetap berkualitas seperti AVG, Avira, Avast, dan banyak lagi. Pastikan melakukan update antivirus agar antivirus bisa mengenali virus-virus terbaru sehingga komputer anda bisa terhindar dari kerusakan akibat virus atau program jahat.

6. Update Windows. Update sistem operasi itu perlu. Pihak Microsoft menyediakan update secara berkala untuk menambal celah pada Windows atau aplikasi-aplikasi bawaannya. Update Windows juga biasanya berguna untuk meningkatkan kompatibilitas driver hardware sehingga fungsionalitas hardware dengan Windows bisa semakin lebih baik. Untuk melakukan pengaturan update Windows bisa dibuka melalui Start > Control Panel> > WindowsUpdate.

Blogger, Social Media Strategist, SEO, Web Design.

1 Comment

  1. oman

    seven ane dah lemot bgt gan.. wkwk

Leave a Reply

Theme by Anders Norén