Pengakuan Evan BrimoB yang Membuat KesaL Penghuni MaYa
November 7, 2009 – 8:02 pm | by puguh
Sebuah akun di facebook (FB) atas nama Evan Brimob, membuat gempar. Pemilik akun ini menampilkan foto profil seseorang mengenakan baret biru dan seragam Brimob. Dia menulis status yang kontroversial yang membuatnya dilaporkan ke Komisi Polisi Nasional (Kompolnas). Entah apakah Evan Brimob memang anggota Brimob atau tidak. Yang jelas, di komentar-komentar FB, dia menantang para komentator. Komentar di FB Evan Brimob sangat ramai gara-gara dia menulis status: “Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telah hidup2 cicak kecil..”.
Si pelapor Evan Brimob ke Kompolnas adalah Wawan, yang beralamat di Karang malang, Catur Tunggal, Depok, Sleman. Dia melapor ke Kompolnas dengan mengisi formulir yang disediakan Kompolnas tertanggal 5 November 2009. Wawan mengirimkan formulir pengaduan yang diisinya itu ke redaksi harian online pada hari Kamis (5/11/2009).
Saat menulis kesatuan yang dilaporkan ke Kompolnas, Wawan menulis: Sat Brimob Polda Sumsel. Apakah Evan Brimob adalah benar anggota polisi dari Brimob Polda Sumsel? Entahlah. Namun, di profilnya, Evan Brimob mengaku bertugas di Sat Brimob Polda Sumsel.

Yang jelas, Wawan menulis dalam kolon ‘Bentuk Perbuatan’, sebagai berikut: “Membuat pernyataan yang melecehkan masyarakat dan beropini negatif tentang masyarakat, secara tidak langsung mempuat pernyataan yang provokatif dan bisa memperkeruh isu-isu tentang KPK dan Polri di situs jejaring social facebook.” Dia juga memberikan link di sebuah situs forum yang meramaikan tentang hal itu.
Di FB, Evan Brimob mendapat banyak komentar dari para pemilik akun FB yang menjadi temannya. Mereka mengomentari status Evan Brimob yang kontroversial tersebut.
Salah seorang pengguna FB yang berkomentar adalah Yudhistira Lembang. Dia merespons dengan kalimat sebagai berikut: “Lo digaji masyarakat lewat pajak, dodol. Jangan bilang polisi gak butuh masyarakat. Klo lo ga butuh masyarakat, lo tinggal di hutan saja sama monyet.“
Pemilik akun lain, Maquin Spanish berkomentar: “Evan, katanya saya bisa melakukan pengaduan kalau ada tindakan polisi yang merugikan masyarakat. Oleh sebab itu, saya akan tulisan kamu ini di pengaduan saya di web kepolisian.“
Evan Brimob kemudian menimpali: “Maquis, kamu mengerti apa masalah hukum. kamu tuh gak lebih dari kumpulan orang2 yg gak berguna. Mungkin cinta kamu pernah ditolak oleh polisi ya. Ya iyalah mana mau polisi sama orang yg gak penting kayak lo..”
Berbalas komentar antara Evan Brimob dengan pemilik akun FB lainnya kemudian dipindahkan ke forum dan didistribusikan ke banyak mailing list. Dan kasus Evan Brimob ini seakan meledak. Dia pun menuai banyak hujatan.
Di FB sendiri sudah muncul fan: Arogansi Evan Brimob Indonesia. Saat ini sudah lebih 300 orang yang bergabung. Juga ada akun FB tandingan bernama ‘Evan Brimob Asu‘ dengan foto profil Evan Brimob yang diplesetkan.
Terhadap para lawannya, di salah komentarnya, Evan Brimob menulis sebagai berikut: “oh silakan2, satu jengkal pun saya tidak akan mundur. Jangan tidak ya… saya tunggu. Kalau tidak, berarti Anda yg perkarakan dengan hukum.“
Kekesalan penghuni maya terhadap Evan Brimob pengguna Facebook kontroversial ternyata belum padam meski ia telah minta maaf. Aksi balas dendam pun dikobarkan dengan cara khas peretas. Yakni dengan membuat Evan jadi bulan-bulanan di sebuah situs yang mereka bobol. Kebetulan, situs yang menjadi ‘tumbal’ adalah milik Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).
Dalam situs yang beralamat di www.rspp.co.id tersebut, foto Evan yang belakangan ternyata benar seorang anggota brimob, dipampang besar-besar dan dibuat layaknya sebuah target operasi.
Foto lain menampilkan gambar Evan yang sudah dipermak dengan diberi lipstik dan alis berwarna pink serta diberi nama ‘banci kaleng‘. Kedua foto sepertinya diambil dari account Facebook korban.
Aksi Penghuni maya mengerjai sosok ‘Evan Brimob’ juga sampai ke situs resmi lembaga tempat Evan bergabung. Ya, situs Polri.go.id ikut jadi korban serbuan itu.

“SALUT BUAT BRO EVAN SUDAH BERANI DENGAN MASYARAKAT INDONESIA YANG MEMBAYAR GAJI ANDA…..SEBAGAI PENGHARGAAN AKAN KAMI KIRIM KARANGAN BUNGA DUKA CITA BERIKUT PETI JENAZAHNYA………….BONUS KUBURAN BESERTA TANAHNYA,,,,“ ketus sang pelaku dalam halaman situs RSPP tersebut.
Gambar terakhir yang ditampilkan cracker adalah kepalan tangan disertai tulisan yang mengatakan masih belum memaafkan Evan meski ia telah minta maaf. “KAGAK ADA KATA MAAP BUAT LO…,” berikut kata decafernya.
Sumber klik disini.
Tags: account, banci kaleng, berita, brimob, cicak, crack, cracker, dedemit maya, deface, facebook, Foto, funny, kecil, kesombongan, kontroversi, link, lucu, mailing list, masyarakat, operasi, Pengakuan Evan BrimoB yang Membuat KesaL Penghuni Dunia MaYa, permak, pertamina, polri, profiL, senjata makan tuan, sensasi, status







Sorry, comments for this entry are closed at this time.