Teen’s World
download mp3 fiLm teknoLogi software LifestiLe kesehaTan Tempat Wisata lirik Lagu Indonesia lirik lagu Mancanegara TutoriaL Wordpress NaruTo Serba Serbi IT sTore

Ilmu Kalam Santriloka

October 27, 2009 – 4:17 pm | by puguh
Google
 

header   puguhdotcomedit Ilmu Kalam SantrilokaSejumlah Pondok Pesantren di Mojokerto meminta polisi melacak keberadaan pengajian Ilmu Kalam Santriloka. Ajaran pengajian komunitas itu dianggap sesat karena tidak mewajibkan puasa Ramadan dan salat 5 waktu. Berdasar kaset yang kita lihat tadi, jelas ajaran Islam sesat. Karena puasa Ramadan tidak wajib dan salat mereka cukup ingat Allah saja. Bersama para santri, Fakih Utsman memutar 3 keping VCD yang berisi pengajian Ilmu Kalam Santriloka. “Ini sangat menyesatkan. Di awal kaset, ada iringan salawat burdah, padahal isinya penistaan Islam,” kata kiai yang biasa dipanggil Gus Fakih ini.

Dalam salah satu pidatonya, seorang lelaki menyatakan umat Islam tidak perlu berpuasa di bulan Ramadan. “Puasanya umat Islam itu, di bulan Jawa kesembilan. di Bulan Selo. Gusti Allah tidak pernah menyuruh puasa bulan Ramadan,” kata seorang pria di VCD itu dengan nada tinggi.

aliransesat Ilmu Kalam SantrilokaLelaki itu juga menyatakan tidak ada gunanya umat Islam berdzikir ‘Laa Ilaaha Illa Allah’ setiap hari. “Meski sejuta orang wiridan, Gusti Allah itu tetap saja satu. Kalau bisa beranak, berarti Gusti Allah punya puting susu,” kata lelaki itu disambut tawa sejumlah orang di VCD itu.

Menurut Gus Fakih, di Mojokerto terdapat aliran Santriloka ini. Terutama berbasis di kawasan jalan Empu Nala dan kawasan Panggerman, Kota Mojokerto. Selain meminta polisi melacak dan melarang keberadaan pengajian ini, Gus Fakih juga meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, menyikapi komunitas ini. “Khawatir atas reaksi umat, jika melihat VCD ini secara langsung.

Sumber klik disini.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Sorry, comments for this entry are closed at this time.