Noordin M. Top Disodomi
October 1, 2009 – 6:45 am | by puguh
Ahli Forensik: Noordin Disodomi
JAKARTA- Pakar kedokteran forensik Universitas Indonesia (UI), Mun’im Idris, menemukan kelainan fisik dalam jenazah teroris Noordin M Top yang tewas di Surakarta 17 September lalu.Hal tersebut diungkapkannya setelah memeriksa jenazah teroris asal Malaysia yang masih disimpan di Rumah Sakit Polri Sukanto. Ia bersama pakar kriminolog UI Adreanus Meliala dan Kepala RS Polri Sukanto, Brigadir Jendral Aidy Rawas, memeriksa mayat tersebut, Rabu (30/9). ”Ada bentuk corong di duburnya. Biasa disodomi, sudah sering melakukan itu,” kata ahli forensik RSCM dokter Mun’im Idris, Rabu (30/9).
Menurut Mun’im, bentuk corong itu merupakan tanda-tanda Noordin sering disodomi. ”Ya, itu kami periksa. Agak sensitif memang,” ujar pria yang selalu bertopi ini.
Anggota Tim dari UI lainnya, Adrianus Meliala, memastikan bila jasad teroris yang tewas di Solo itu memang Noordin. ”Ya itu memang jasad Noordin,” kata Adrianus melalui telepon.
Pihak keluarga Noordin mengaku tidak tahu mengenai dugaan Noordin kerap disodomi. ”Kami tidak tahu hal ini,” ujar jubir Keluarga Noordin M Top, Badarudin Ismail.
Badarudin menjelaskan tidak mungkin Noordin mengidap kelainan seks. Hal ini dilihat dari Noordin yang memiliki istri dan anak-anak. ”Tidak mungkin, Noordin beristri,” katanya.
Badarudin meminta agar polisi lebih menjelaskan dugaan ini. ”Perlu dijelaskan lebih lanjut kalaupun itu benar, apakah (luka) itu sudah lama atau baru, dan sebagainya,” pintanya.
Terpisah, Kepolisian menolak berkomentar seputar kelainan di dubur jenazah Noordin yang ditemukan tim dari Universitas Indonesia (UI). Alasannya, hal itu rahasia kedokteran.
”Itu rahasia kedokteran,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna usai Sertijab Deputi Sumberdaya Manusia Polri dari Irjen Suhardi Sigit yang memasuki masa pensiun digantikan oleh Irjen Edy Sunarno di Ruang Rupatama, Mabes Polri.
Menurutnya, itu harus dirahasiakan, tidak boleh diumumkan karena ada kode etiknya. ’’Saya sendiri tidak tahu soal itu. Itu soal visum at repertum,” kata Nanan.
Ketika ditanya apakah kepolisian tidak menemukan kelainan di dubur saat memeriksa jenazah Noordin, Nanan justru balik bertanya. ”Polisi mana yang memeriksa? Itu polisi penyidik, memangnya ngotak-ngatik soal dubur?” cetus Nanan.
Nanan Soekarna mengatakan, kepentingan penyidik dalam pemeriksaan jenazah Noordin dan ketiga pengikutnya telah selesai. Artinya, keempat jenazah segera dipulangkan ke keluarga masing-masing.
Rencananya, pukul 10.00 hari ini, keluarga Noordin bersama Polisi Diraja Malaysia, akan menemui penyidik Detasemen Khusus 88 Antiteror di Mabes Polri. Lepas tengah hari, mereka akan diantar ke RS Polri Sukanto untuk mengambil jenazah Noordin.
Penyerahan ketiga jenazah lainnya kepada keluarga masing-masing, diharapkan juga dilakukan hari ini. Mengenai kelainan pada jenazah Noordin, dia mengaku belum mengetahui apakah hal tersebut telah dilaporkan ke penyidik.
Sumber klik disini.
Tags: noordin m top, sodomi, terroris







Sorry, comments for this entry are closed at this time.