Teen’s World
download mp3 fiLm teknoLogi software LifestiLe kesehaTan Tempat Wisata lirik Lagu Indonesia lirik lagu Mancanegara TutoriaL Wordpress NaruTo Serba Serbi IT sTore

Teh Menurunkan Risiko KemaTian

September 27, 2009 – 3:16 am | by puguh
Google
 

tehf Teh Menurunkan Risiko KemaTian Pasien serangan jantung bisa hidup lebih lama bila doyan minum teh. Penelitian terhadap pasien dengan penyakit jantung menunjukkan bahwa mereka yang tergolong peminum teh berat, atau bahkan hanya rata-rata saja pada pokoknya hidup lebih lama daripada mereka yang tidak minum teh secara rutin. Penelitian yang dilakukan para dokter di IsraeL itu menunjukkan, peminum berat (minum lebih dari 14 cangkir  teh seminggu) memiliki resiko kematian lebih rendah sebesar 44 persen daripada bukan peminum teh dalam 3,5 tahun setelah serangan jantung.

Peminum teh moderat, yaitu mereka yang mengkonsumsi kurang dari 14 cangkir per minggu, memiliki tingkat kematian lebih rendah 28 persen dalam periode yang sama menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation. Dr. Kenneth Mukamal dan tim dari Beth IsraeL Deaconess Medical Center, Boston, AS, seperti dikutip BBC melakukan penilaian terhadap 1900 orang, terutama mereka yang berusia 60 tahun yang menderita serangan jantung.

Para pasien di wawancarai rata-rata empat hari setelah serangan dan ditanyai berapa banyak teh yang mereka konsumsi. Sebanyak 1019 dikategorikan sebagai bukan peminum teh, 615 peminum moderat, dan 299 merupakan peminum berat. Para pasien terus di tindaklanjuti  selama kurun waktu empat tahun. Dalam periode tersebut 313 pasien meninggal disebabkan penyakit jantung. Para peneliti menemukan bahwa semakin sedikit teh yang diminum oleh pasien, cenderung lebih cepat meninggal selama periode tersebut.

Sedikit perbedaan antara pasien dalam hal edukasi, pendapatan, olahraga, merokok, dan kebiasaan minum, yang mungkin secara umum bertanggung jawab terhadap  ragam tingkat kematian. Para peneliti yakin bahwa antioksidan dalam teh yang dikenal sebagai flavonoid, berperan dalam hal itu. Flavonoid dijumpai baik pada teh hitam maupun hijau serta beberapa buah dan sayur, termasuk apeL, bawang bombai, dan brokoLi. Antioksidan ini membantu mencegah terbentuknya kolesterol dan memiliki efek anti penggumpalan.

Sumber: berbagai sumber.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Sorry, comments for this entry are closed at this time.