Tips mencegah Nyeri Saraf pada Penderita Diabetes
September 18, 2009 – 4:32 am | by puguh
Gangguan saraf berupa nyeri saraf cukup sering dijumpai pada penderita diabetes. Ini terjadi akibat kerusakana saraf tepi yang dikenal sebagai neuropati diabetika. Di samping nyeri, kerusakan saraf tepi juga dapat mebujud hilangnya rasa, terutama pada kaki. Kaki sering terasa kebas atau tebal seperti sedang memakai kaus kaki. Nyeri saraf pada kaki ini terasa sering sangat mengganggu. Nyeri rasa seperti terbakar, ditusuk-tusuk atau seperti tersengat listrik, dan ebih sering dirasakan pada malam hari saat tidur. Akibatnya tidur sering terganggu. Penderita menjadi lebih emosional dan keluhan ini sering menghambat aktifitas fisik. Baru jalan sebentar sudah terasa tidak enak. Untuk mencegah timbulnya nyeri saraf tepi akibat diabetes, ikuti tips berikut ini:
1. Jaga gula darah tetap terkontrol degnan minum obat secara teratur dan mengatur makanan. Hindari makanan yang banyak mengandung gula atau makanan yang tinggi indeks glikemik. Kurangi gorengan dan makanan berlemak tinggi.
2. Hindari kegemukan dan berolahraga teratur. Lakukan latihan peregangan dan latihan aerobik seperti jalan kaki dan berenang.
3. Jaga kebersihan tubuh, terutama kaki. Pakailah pelembab kulit bila kulit anda kering dan perhatikan sepatu jangan sampai kesempitan.
4. Bila keluhan nyeri mengganggu, anda dapat minum obat antinyeri seperti ibuprofen yang dikombinasi dengan vitamin penguat saraf (vitamin B1, B6, dan B12).
Tags: darah, diabetes, glikemik, gula, ibuprofen, indeks, kaki, kedokteran, kesehatan, kontrol, kulit, lemak, listrik, makanan, mineral, minuman, neuropati diabetika, obat, pelembab, pengobatan, saraf, sepatu, shoes, tips, Tips mencegah Nyeri Saraf pada Penderita Diabetes, Tutorial, vitamin







Sorry, comments for this entry are closed at this time.